Perkuat GCG, Terminal Teluk Lamong Gandeng Kejaksaan Negeri Mitigasi Risiko Bisnis

JATIMAREA.COMPT Terminal Teluk Lamong (TTL) resmi memperkuat manajemen risiko perusahaan guna menjamin kepastian operasional di tengah kompetisi industri logistik yang semakin ketat. Kerja sama strategis ini diresmikan melalui penandatanganan kesepakatan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara bersama Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

Langkah ini diambil manajemen untuk memastikan setiap ekspansi bisnis korporasi memiliki landasan hukum yang kuat dan kredibel di mata investor. Dengan adanya perlindungan hukum yang jelas, TTL berharap dapat menjaga stabilitas kinerja keuangan serta efisiensi biaya operasional jangka panjang.

Direktur Utama TTL, David P. Sirait, dan Kepala Kejari Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, memberikan pernyataan bersama mengenai pentingnya langkah preventif dalam menjaga aset negara dan kepatuhan hukum korporasi. “Sinergi ini sangat penting karena operasional harian kami kompleks, sehingga kolaborasi strategis ini memungkinkan TTL lebih proaktif mengelola risiko agar tata kelola diperkuat, sementara kami dari Kejaksaan memandang langkah preventif ini krusial agar setiap kebijakan strategis tetap berada dalam koridor hukum demi mengamankan aset negara,” tegas keduanya.

Kutipan tersebut menegaskan bahwa integrasi antara kepatuhan hukum dan strategi bisnis merupakan prioritas utama bagi kedua institusi. Hal ini diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan transparan bagi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan.

Pihak Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara akan memberikan dukungan penuh mulai dari bantuan hukum hingga pemberian legal opinion untuk keputusan investasi besar. Kehadiran tim hukum yang kompeten ini menjadi jaminan bagi mitra bisnis bahwa TTL menjalankan praktik bisnis yang bersih.

Kepastian hukum yang terjaga secara konsisten diyakini akan meningkatkan nilai tawar Terminal Teluk Lamong sebagai pintu gerbang logistik internasional. Manajemen optimis bahwa penguatan tata kelola ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan. (FSJ)

READ  KPK Periksa Mantan Direktur Telkom Terkait Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina