Cek Pelayanan Haji, Menhaj dan Dubes Saudi Tinjau Makkah Route di Soetta

JATIMAREA.COM – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung implementasi layanan Makkah Route di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (25/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menhaj didampingi oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi.

Fasilitas Fast Track untuk Jemaah
Kunjungan ini bertepatan dengan pemberangkatan 389 jemaah calon haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede. Layanan Makkah Route merupakan fasilitas imigrasi khusus (fast track) di mana petugas Arab Saudi melakukan pemeriksaan dokumen langsung di bandara embarkasi Indonesia.

Keduanya menyaksikan proses keimigrasian yang berlangsung cepat dan tertib. Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada para tamu Allah, Menhaj Irfan dan Dubes Faisal turut membagikan bunga mawar kepada setiap jemaah asal Jakarta Timur tersebut.

Pangkas Antrean di Tanah Suci
Duta Besar Faisal Abdullah menyatakan bahwa layanan yang telah memasuki tahun ketujuh ini berjalan sangat lancar. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.

“Tujuannya untuk mempermudah prosedur perjalanan dari bandara asal hingga tiba di Tanah Suci. Sesampainya di Saudi, jemaah tidak lagi direpotkan dengan pemeriksaan berkas dan bisa langsung menuju tempat tinggal melalui jalur khusus,” jelas Faisal.

Ia juga mengapresiasi kerja sama erat dengan Pemerintah Indonesia yang mencerminkan kedalaman hubungan persaudaraan antara kedua negara.

Efisiensi Waktu bagi Jemaah Indonesia
Senada dengan Dubes Saudi, Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa Makkah Route terbukti sangat membantu jemaah haji Indonesia dalam menghemat energi dan waktu.

“Karena pemeriksaan imigrasi yang seharusnya dilakukan di Arab Saudi sudah diselesaikan di sini. Begitu mendarat, jemaah bisa langsung naik bus menuju hotel yang telah disediakan tanpa perlu mengantre lagi di bandara tujuan,” ujar Menhaj Irfan.

READ  Imbas Konflik Iran, Penerbangan dari Bandara Ngurah Rai dan Soetta ke Timur Tengah Dibatalkan

Hingga saat ini, pemerintah terus berkomitmen memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah haji tahun 2026 berjalan optimal dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia. (ZTD)