Dukung Pertumbuhan Pesisir Selatan, Pemkab Jember Kawal Lanjutan Proyek JLS Rp3 Triliun

JATIMAREA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen mengawal keberlanjutan pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan wilayah pesisir selatan Jawa Timur. Guna mendukung penyelesaian proyek infrastruktur strategis tersebut, Pemerintah Pusat telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp3 triliun.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik lanjutan JLS dijadwalkan kembali berjalan pada akhir tahun 2026. Pengembangan jalur lintasan ini mencakup sejumlah wilayah kawasan selatan Jember, seperti Jombang, Kencong, Gumukmas, hingga Puger, yang nantinya tersambung dalam koridor strategis lintas daerah mulai dari Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.

“Program ini memang bersumber dari Pemerintah Pusat. Namun realisasinya tidak lepas dari ikhtiar gigih Pemkab Jember yang terus mendorong agar pembangunan JLS segera dituntaskan dan saling terhubung,” ujar Fawait melalui rilis resmi, Selasa (18/6/2026).

Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru dan Tarik Investor

Keberadaan JLS dinilai tidak sekadar meningkatkan konektivitas transportasi dan infrastruktur antarwilayah, tetapi juga menyimpan potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal. Aksesibilitas yang semakin lancar diproyeksikan memudahkan rantai distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka jalan bagi masuknya peluang investasi baru di sepanjang jalur pesisir selatan.

Fawait optimistis, saat JLS telah tersambung secara penuh, wilayah pesisir Jember akan menjelma menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dinamis.

Kesiapan ini juga ditunjang oleh inisiatif desa-desa di sekitar jalur JLS yang telah merancang kawasan strategis dan pusat kegiatan ekonomi warga. Salah satunya melalui optimalisasi fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dinilai sebagai langkah intuitif dan visioner dalam menyambut konektivitas antarwilayah.

“Ketika jalur JLS ini resmi tersambung penuh, pusat-pusat keramaian baru akan tumbuh pesat. Investor tentu akan melihat potensi besar di sepanjang wilayah selatan ini,” kata Fawait.

READ  Warga Surabaya Padati Hotel Majapahit, Saksikan Teatrikal Kolosal Perobekan Bendera

Sinergi dan Efek Berganda bagi Masyarakat Pesisir

Lebih lanjut, Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember akan terus membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah Pusat demi mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir.

Ia berharap rampungnya proyek JLS tidak hanya mengurai keterisolasian wilayah dan memperlancar arus lalu lintas antardaerah, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect (efek berganda) yang nyata—mulai dari pemberdayaan UMKM, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, pengembangan potensi pariwisata, hingga penguatan iklim investasi di Kabupaten Jember. (KQW)