JATIMAREA.COM – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk merangkul dan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan sekitar. Langkah ini dinilai krusial untuk memperluas peluang usaha sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Imbauan tersebut disampaikan Mimik saat meninjau langsung kesiapan operasional KDMP Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, pada Rabu (14/10/2026). Koperasi tersebut dijadwalkan resmi beroperasi dan diresmikan pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Sidoarjo mengecek secara detail kesiapan sarana prasarana, sistem pengelolaan operasional, ketersediaan barang dagangan, hingga perkembangan jumlah anggota koperasi.
“Saya mengapresiasi semangat para pengurus dan anggota KDMP. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta membangun ekosistem ekonomi di desa dan kelurahan,” ujar Mimik Idayana di lokasi peninjauan.
57 dari 200 KDMP Sidoarjo Resmi Beroperasi
Berdasarkan data yang dihimpun dalam kunjungan tersebut, dari sekitar 200 unit KDMP yang dibangun di wilayah Kabupaten Sidoarjo, saat ini sebanyak 57 koperasi telah aktif beroperasi.
Capaian ini menunjukkan tren positif, namun sekaligus menegaskan perlunya penguatan berkelanjutan agar seluruh unit koperasi yang ada dapat menjalankan kegiatan usahanya secara maksimal.
Untuk mencapai target tersebut, Mimik menginstruksikan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sidoarjo agar memperketat pendampingan serta memberikan pelatihan berkala kepada para pengurus koperasi.
“Langkah pendampingan ini sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperkuat tata kelola lembaga, dan menjaga keberlanjutan usaha koperasi ke depan,” jelasnya.
UMKM Masuk Ekosistem KDMP: Usaha Makin Maju dan Bermanfaat
Selain penguatan internal pengurus, Wabup Sidoarjo menekankan pentingnya membuka ruang seluas-luasnya bagi para pelaku UMKM lokal untuk bergabung sebagai anggota maupun mitra strategis KDMP.
Dengan masuknya UMKM ke dalam ekosistem koperasi, keberadaan KDMP tidak hanya berdiri sebagai unit usaha semata, melainkan menjadi motor penggerak rantai pasok ekonomi kerakyatan.
“Saya minta para UMKM di sekitar KDMP dilibatkan jadi anggota sehingga usahanya bisa makin berkembang dan maju,” tegas Wabup Mimik.
Pemkab Sidoarjo berharap, lewat pengelolaan yang profesional, transparansi, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, KDMP mampu tumbuh menjadi pilar utama kemandirian ekonomi di desa dan kelurahan seluruh Kabupaten Sidoarjo. (ZIQ)




