Dana Belum Cair, Operasional Sejumlah SPPG Malang dan Distribusi MBG Terganggu

JATIMAREA.COM – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang menghentikan sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian layanan tersebut diduga berkaitan dengan keterlambatan pencairan anggaran operasional dari pemerintah pusat yang menyebabkan pengelola kesulitan menjalankan kegiatan harian.

Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, membenarkan adanya beberapa SPPG yang sementara tidak beroperasi akibat belum cairnya dana operasional.

“Betul. Karena anggaran masih ada yang belum cair. Kemungkinan minggu ini diproses lagi,” kata Athoillah, Senin (8/6/2026).

Menurut Athoillah, keterlambatan pencairan dana membuat sejumlah pengelola SPPG tidak memiliki cukup dana untuk melanjutkan operasional sehari-hari. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan jumlah SPPG yang terdampak karena proses pendataan masih berlangsung.

“Karena dananya enggak nutut. Kemungkinan minggu ini cair, tapi saya belum bisa memastikan apakah hari ini atau beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan hingga kini belum ada informasi rinci mengenai penyebab keterlambatan pencairan anggaran tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, keterlambatan terjadi dalam proses pencairan dana di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Athoillah menegaskan bahwa penghentian sementara operasional akibat kendala anggaran berbeda dengan persoalan suspend yang sebelumnya menimpa sejumlah SPPG di Kota Malang. Suspend tersebut diberlakukan karena fasilitas belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ditetapkan.

“Kalau yang kemarin tujuh SPPG itu karena suspend IPAL. Sekarang tinggal enam yang masih menunggu pencabutan suspend,” katanya.

Ia menambahkan, satu SPPG telah menyelesaikan seluruh perbaikan yang dipersyaratkan dan kini hanya menunggu terbitnya surat pencabutan suspend dari Badan Gizi Nasional. Sementara itu, enam SPPG lainnya masih menjalani proses yang sama.

READ  13 Siswa SMAN 2 Lamongan Diduga Keracunan Makanan, Sebagian Dilarikan ke Rumah Sakit

“Sudah selesai perbaikannya, tetapi masih antre pencabutan suspend karena prosesnya dilakukan untuk banyak SPPG di Pulau Jawa,” ujarnya.

Pihak SPPI berharap pencairan anggaran operasional dapat segera direalisasikan agar distribusi Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan normal. Apabila dana operasional telah diterima dalam waktu dekat, SPPG yang sempat menghentikan layanan diperkirakan dapat kembali beroperasi pada pekan ini.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar. Karena itu, keberlanjutan operasional SPPG dinilai penting agar distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat tidak mengalami gangguan berkepanjangan. (OIF)