JATIMAREA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meluncurkan program Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 yang digelar serentak di 18 region di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan sedikitnya 5.000 aset pilihan sekaligus menghadirkan solusi pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Solusi dengan suku bunga khusus mulai 3,17% efektif per tahun.
Program yang berlangsung pada 1 Oktober hingga 30 November 2026 ini melibatkan 74 Area BRI. Inisiatif tersebut menjadi langkah strategis BRI untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan aset, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan aset secara produktif, transparan, dan berkelanjutan.
Di Jawa Timur, peluncuran Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 menjadi momentum bagi BRI Region 12 Surabaya untuk memperkuat sinergi dengan sejumlah pemangku kepentingan, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kegiatan tersebut dihadiri Regional CEO BRI Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra, Kepala Bidang Lelang DJKN Jawa Timur Andi Soegiri, Kepala Bagian Tata Usaha BPN Jawa Timur Risdianto Prabowo, Kepala KPKNL Surabaya Fredy Himarwanto, Kepala KPKNL Sidoarjo Untung Sudarwanto, dan Kepala KPKNL Pamekasan Erma Yuni Mastuti.
Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha BPN Surabaya I Sukamto serta perwakilan BPN Surabaya II. Kehadiran para pimpinan instansi tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk mendukung pelaksanaan lelang yang efektif, akuntabel, dan memberikan kepastian prosedural bagi masyarakat.
BRI Perluas Akses Kepemilikan Aset melalui Lelang
Regional CEO BRI Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 bukan sekadar agenda penjualan aset, tetapi juga bagian dari upaya perseroan dalam membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan nilai manfaat aset.
“Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 bukan hanya merupakan agenda penjualan aset, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen BRI dalam membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Kami ingin memastikan aset-aset yang ditawarkan melalui mekanisme lelang dapat kembali dimanfaatkan secara produktif, baik untuk kebutuhan hunian, pengembangan usaha, maupun investasi,” ujar Reza, Senin (12/10/2026).
Menurut Reza, keberhasilan program lelang tidak hanya ditentukan oleh jumlah aset yang ditawarkan. Kemudahan akses informasi, kolaborasi antarlembaga, serta ketersediaan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat juga menjadi faktor penting.
Melalui kerja sama dengan DJKN, KPKNL, dan BPN, BRI berharap dapat terus memperkuat ekosistem lelang yang transparan, profesional, dan terpercaya.
“Melalui sinergi bersama DJKN, KPKNL, dan BPN, kami berharap dapat terus mendukung ekosistem lelang yang semakin transparan, profesional, dan terpercaya. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh pihak,” tambahnya.
KPR BRI Tawarkan Bunga Mulai 3,17% Efektif per Tahun
Selain menyediakan beragam pilihan aset lelang, BRI menghadirkan fasilitas pembiayaan melalui KPR Solusi dengan suku bunga khusus mulai 3,17% efektif per tahun atau effective per annum (eff. p.a.).
Suku bunga tersebut berlaku tetap selama satu tahun pertama (fixed satu tahun), sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran fasilitas KPR Solusi menjadi salah satu nilai tambah dalam program Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026. Masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap aset melalui mekanisme lelang, tetapi juga memiliki alternatif pembiayaan untuk mendukung kepemilikan aset sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
“BRI ingin menghadirkan pengalaman yang lebih komprehensif bagi masyarakat. Tidak hanya menyediakan pilihan aset lelang, kami juga menawarkan kemudahan pembiayaan melalui KPR Solusi dengan suku bunga yang kompetitif. Dengan demikian, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mewujudkan kepemilikan aset sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialnya,” jelas Reza.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat mengikuti lelang sekaligus mendorong pemanfaatan aset untuk berbagai kegiatan produktif, mulai dari kebutuhan hunian hingga pengembangan usaha dan investasi.
Perkuat Sinergi BRI, DJKN, KPKNL, dan BPN
Kolaborasi antara BRI dan sejumlah instansi terkait menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026.
Melalui koordinasi yang semakin erat, setiap lembaga diharapkan dapat menjalankan peran sesuai kewenangannya, terutama dalam proses lelang, pelayanan administrasi, dan aspek pertanahan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Bagi BRI Region 12 Surabaya, kerja sama lintas instansi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menghadirkan layanan perbankan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami meyakini bahwa sinergi merupakan kunci dalam membangun ekosistem lelang yang sehat dan berkelanjutan. BRI Region 12 Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program ini mampu menghadirkan manfaat nyata, baik dalam optimalisasi pengelolaan aset maupun perluasan kesempatan ekonomi bagi masyarakat,” kata Reza.
Dukung Optimalisasi Aset dan Tata Kelola Perusahaan
Penyelenggaraan Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 juga menjadi bagian dari upaya perseroan dalam mengoptimalkan pengelolaan aset dan mendukung penyelesaian kredit melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam pelaksanaannya, BRI terus mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), serta pengelolaan risiko yang bertanggung jawab.
Reza menegaskan, inovasi dan kolaborasi menjadi elemen penting bagi BRI dalam menciptakan nilai tambah, baik bagi perusahaan maupun masyarakat.
“Melalui Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026, kami ingin menunjukkan bahwa BRI senantiasa menghadirkan inovasi dan kolaborasi yang memberikan nilai tambah. Kami optimistis program ini dapat mendukung optimalisasi aset sekaligus memperkuat peran BRI sebagai lembaga keuangan yang terus tumbuh bersama masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program ini, BRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang inklusif, memperluas kesempatan masyarakat dalam memiliki aset, serta memperkuat kontribusi perbankan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (MYD)




